Home » RENUNGAN » Budi pekerti luhur

Budi pekerti luhur

Budi pekerti luhur

Dulu . . .
Aku sangat KAGUM pada manusia yang :
» Cerdas
» Kaya
» Berhasil dalam Karir
» Hidup sukses
» Hebat

Sekarang ... 
Aku memilih untuk mengganti kriteria kekagumanku,
Aku kagum dengan :

» Manusia yang selalu bersyukur

» Sekalipun kadang penampilannya begitu sederhana dan sangat bersahaja.

Dulu ... 
Aku memilih marah ketika merasa harga diriku dijatuhkan oleh orang lain yang berlaku kasar kepadaku dan menyakitiku ..

Sekarang ...
Aku memilih untuk 
banyak bersabar dan memaafkan, karena aku yakin ada hikmah lain  yang datang dari mereka ketika aku mampu untuk itu

Dulu ...
Aku memilih mengejar harta dunia dan menumpuknya sebisaku....
Ternyata aku sadari keperluanku hanyalah makan dan minum untuk hari ini

Sekarang ... 
Aku memilih untuk beryukur dan bersyukur dengan apa yang ada dan memikirkan bagaimana aku bisa mengisi waktuku hari ini dengan apa yang bisa aku lakukan/perbuat dan bermanfa`at untuk sesama . . 

Dulu ...
Aku berpikir bahwa aku bisa membahagiakan
» Orang tua
» Keluarga
» Teman-temanku 
jika aku berhasil dengan duniaku.. Ternyata yang membuat mereka bahagia bukan itu melainkan : 
» Ucapan, 
» Sikap, 
» Tingkah, 
» dan Sapaanku kepada mereka. 

Sekarang ..
Aku memilih untuk membuat mereka bahagia dengan apa yang ada padaku karena aku ingin ke-manfa`at-an ku ditengah-tengah mereka...

Dulu ...
Fokus pikiranku adalah membuat rencana-rencana besar untuk duniaku..
ternyata aku menjumpai teman dan saudara-saudaraku begitu cepat menghadap kepada-Nya..

Sekarang ...
yang menjadi "fokus pikiran" dan "rencana-rencana" ku adalah bagaimana agar hidupku dapat berkenan di hadapan tuhan dan sesama jika suatu saat nanti diriku dipanggil oleh-Nya.

→ Τak ada yang  dapat menjamin bahwa aku dapat menikmati "hangatnya matahari esok pagi"

→ Τak ada yang  bisa memberikan jaminan kepadaku bahwa aku masih bisa menghirup "udara besok hari". 

Jadi apabila 'hari Ini dan esok hari' aku masih hidup, itu adalah karena kehendak tuhan semata, bukan kehendak siapa-siapa...

Renungan ini mengintrospeksi Aku agar lebih mawas diri bahwa :
DULU aku ini siapa ?
Dan  SEKARANG aku mau kemana ?Semoga bermanfa`at..... Semoga Yang Maha Kuasa selalu ampuni kita....selalu berikan rahmat dan hidayahNya. Aamiin

Baca Juga